Asal-Usul Nama Al-Habsyi

Bismillahir Rahmanir Rahiim

Allahumma soli ala Syaidina Muhammad Wa ali syaidina Muhammad wa ala Ahli Bait

Yang pertama kali dijuluki (digelari) ” Al-Habsyi ” adalah
Waliyyullah Abi Bakar bin Ali bin Ahmad bin Muhammad Asadillah bin
Hasan Atturabi bin Ali bin Muhammad Al-Faqih Muqaddam bin Ali bin
Muhammad Shahib Marbad.

Soal gelar yang disandangnya ; karena Beliau sering pergi ke kota ”
Habasyah ” di Afrika Beliau pernah tinggal disana selama 20 tahun.
Dengan maksud untuk menyebarkan Agama Islam disana.

Waliyyullah Abi Bakar bin Ali Al-Habsyi dilahirkan di kota Tarim.
Dikaruniai seorang anak lelaki; yang dinamai Alwi. Yang mana Alwi bin
Abi Bakar Al-Habsyi tersebut dikarunisi 5 orang anak lelaki, 3
diantaranya yang menurunkan keturunannya.

Masing-masing ialah :

1. Husein bin Alwi, keturunannya berada di Habasyah (Afrika).
2. Ati bin Alwi, keturunannya berada di kota Aden (Yaman) dan dikota Madinah Al-Munawwarah.

3. Muhammad Al-Ashghor bin Alwi, keturunannya sangat banyak sekali dan
berada dimana-mana termasuk yang berada di Indonesia. Muhammad
Al-Ashghor dikaruniai 2 orang anak lelaki,

3.1.
Abdurrahman, dikaruniai 3 orang anak klaki, keturunannya yang di
Indonesia kebanyakan berada di Palembang, Lambi, Siak, Aceh.
3.2. Ahmad Shahib Syi’ib, dikaruniai 8 orang anak lelaki masing-masing:

3.2.1. Al-Hasan, keturunannya disebut AI-Habsyi Al-Rausyan”.
3.2.2.
Hadi, dari kedua anaknya yang bemama Idrus,keturunannya disebut
AI-Habsyi “AI-Syabsyabah” dan anaknya yang bernama Abdurrahman.adalah
datuk waliyyullah Al-Habib Ali Al-Habsyi Kwitang.
3.2.3. Alwi,
keturunannya disebut AI-Ahmad bin Zain dianurulya datuk waliyyullah
Al-Habib Muhammad bin Idrus AI-Habryl, yang makamnya di Ampel Gubbah
Surabaya.
3.2.4. Husein, salah satu anak cucunya adalah waliyyullah
AI-Habib Alwi bin Ali bin Muhammad Al-Habsyi, makamnya berada di Mesjid
“Al-Riyad” di kota Solo (Surakarta)
3.2.5. Idrus
3.2.6. Hasyim
3.2.7. Syaich
3.2.8. Muhammad

Waliyyullah Abi Bakar bin Ali bin Ahmad bin Muhammad Al-Habsyi pulang ke Rahmatullah di kota Tarim pada tahun 857 Hijriyyah.

Semoga Allah SWT memasukkan Beliau-Beliau ke dalam Surga dan
menghimpunkannya bersama-sama para Nabi, para syuhada, para Auliya dan
para Sholihin. Amin !.

Wallahualam

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s