PERISTIWA BERSEJARAH DALAM RAMADHAN


Bismillahir Rahmanir Rahiim

Mengapa kita harus selalu ingat pada sejarah? Karena Allah swt berfirman: “Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.” (QS. Yusuf :111),” Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir.” (QS. Al a’raaf :176),”Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka beberapa kisah yang ada di dalamnya terdapat cegahan (dari kekafiran)” (QS. Al Qomar :4)
1. Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, yaitu (QS Al-Alaq:1-5). Ada beragam perbedaan pendapat tentang tanggal diturunkannya Al-Qur’an. Ada yang mengatakan tanggal 24 Ramadhan, 27 Ramadhan, dan sebagainya. Namun, pendapat yang paling masyhur adalah tanggal 17 Ramadhan (Q.s. Al-Baqarah: 185).
2. Lailatul Qadar, malam seribu bulan (Q.s. Al-Qadr: 1-5). Yaitu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, atau sama dengan 83 tahun 4 bulan. Malam di mana pintu-pintu langit dibukakan, do’a dikabulkan, dan segala takdir yang terjadi pada tahun itu ditentukan. Sabda Nabi : “Barangsiapa mendirikan shalatpada Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala, dari Allah niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Hadits Muttafaq ‘Alaih).
3. Allah juga menurunkan kitab-kitab dan shuhuf pada bulan Ramadhan, seperti shuhufnya Nabi Ibrahim. Selain itu, ketiga kitab selain Al-Qur’an juga diturunkan pada bulan Ramadhan. Taurat (6 Ramadhan), Injil (13 Ramadhan), Zabur (18 Ramadhan).
4. Pada hari Jum’at 2 Ramadhan tahun ke-2 Hijrah terjadi perang pertama dalam Islam yang dikenal Perang Badar (Q.s. Al-Baqarah: 185). Badar adalah nama tempat di sebuah lembah yang terletak di antara Madinah dan Mekah. Tentara Islam melakukan strategi jitu dengan menguasai sumber air yang terdapat di situ. Perang ini melibatkan tentara Islam berjumlah 313 pasukan berhadapan dengan 1.000 tentara musyrikin Mekah yang bersenjata lengkap. Dalam peperangan ini, tentara Islam memenangi pertempuran dengan 70 tentara musyrikin terbunuh dan 70 lagi ditawan. Peperangan ini adalah peristiwa yang luar biasa, karena tentara Islam yang berjumlah sedikit dan minim perlengkapan perang apalagi dalam kondisi berpuasa di bulan Ramadhan, mereka mampu memenangi pertempuran tersebut. Ini membuktikan puasa bukan penyebab umat Islam bersikap lemah dan malas, sebaliknya dengan puasa justru membangkitkan semangat untuk mencapai keridhaan Allah. Orang yang berjuang demi mencapai keridhaan Allah pasti mencapai kemenangan yang dijanjikan. Allah menegaskan dalam Surat Ali Imran ayat 123 hingga 125. Sesungguhnya Allah menolong kamu dalam Perang badar, sedangkan pada masa itu kamu orang yang lemah. Sebab itu bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mensyukurinya.
5. 20 Ramadhan 8 H bersama 10 ribu pasukannya, Rasulullah SAW menuju Makkah untuk membebaskan kota tersebut dari kaum musyrikin (Fathu Makkah). Ini merupakan kemenangan untuk menghancurkan berhala-berhala dan menegakkan panji kebenaran.
6. Selepas umat Islam membebaskan kota Mekah, Nabi Muhammad SAW menyucikannya dengan memusnahkan 360 patung di sekeliling Kaabah. Lima hari sebelum berakhirnya Ramadhan tahun ke-9 hijrah, beliau mengirim Khalid bin Walid unutk memusnahkan patung al ‘Uzza di Nakhla. Menurut kepercayaan Arab jahiliyyah, al ‘Uzza adalah patung dewi terbesar di situ. Ia sering disebut oleh masyarakat Arab apabila melafazkan sumpah. Khalid bin Walid melaksanakan tugas itu dengan bergerak menuju ke Nakhla lalu menghancurkan patung al ‘Uzza. Selepas itu, penyembahan patung pun berakhir.
7. Keempat, bulan Ramadan tahun ke-10 Rasulullah mengirim Ali bin Abi Talib ke Yaman dan membawa beberapa kitab untuk menyebarkan Islam di sana.
8. Pada 3 Ramadhan 11 H Sayyidah Fatimah Az Zahra anak bungsu dan kesayangan Rosulullah SAW dari pernikahannya dengan Ummu Mukminin khadijah binti Khawailid meninggal dunia. Sayiddah Fatimah lahir 5 tahun sebelum Rosulullah SAW diangkat sebagi nabi. Sayidah Fatimah dinikahi oleh Imam Ali bin Abi Thalib anak dari paman Rosulullah SAW pada bulan ramadhan tahun 2 H, dan menjalani kehidupan Rumah tangga pada bulan Dzul Hijjah di tahun yang sama.dari pernikahan yang penuh berkah ini lahirlah Hasan, Husain (pemuda ahli surga), Zainab, Ummi Kultsum dan muhsin yang meninggal saat kecil.
9. 21 Ramadhan 40 H (ada yang mengatakan 17 Ramadhan 40 H): Khulafaur Rasyidin keempat dan terakhir, dibunuh oleh seorang Khawarij yang bernama Abdurrahman bin Muljam. Ia meninggal pada tanggal 23 Ramadhan tahun itu juga. Kematiannya menandai berakhirnya _ystem kekhalifahan Islam, dan kemudian dimulai dengan _ystem dinasti.
10. Pada Ramadhan tahun 15 Hijrah, terjadi perang Qadisiyyah dimana orang-orang Majusi di Persia ditumbangkan.
11. Pada 18 Ramadhan 21 H Kholid bin Walid salah seorang sahabat terkemuka yang terkenal dengan keberaniannya dan panglima perang dalam berbagai peperangan baik sebelum Islam atau sesudahnya meninggal dunia. Beliau masuk Islam setelah perjanjian Hudaibiyah pada tahun 7 H.Umar bin Khatab RA memimpin sholat jenazah Beliau lalu dimakamkan di Hims dan ada pula yang mengatakan di Madinah.
12. Pada 30 Ramadhan 43 H bertepatan dengan 5 Januari 664 M sahabat Rosulullah SAW Amru bin Ash RA wafat.
13. Pada bulan Ramadhan tahun 91, umat Islam memasuki selatan Andalusia (Sepanyol sekarang)
14. Pada bulan Ramadhan tahun 584 H., Sholahuddin Al-Ayyubi mulai menyerang tentara Salib di Siria dan berhasil mengusir mereka.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s